Oleh: eadewi | November 17, 2016

Litbang Dua Tiga Langkah di Depan

Litbang Dua Tiga Langkah di Depan

Dalam perkembangan bisnis tembakau peran Litbang harus di depan sangat diharapkan oleh perusahaan, tidak cukup one step ahead, tetapi tuntutannya sekarang adalah dua tiga langkah di depan. Tantangan ini merupakan motivasi bagi para peneliti tembakau untuk terus berinovasi.

Tantangan ke depan semakin terbatasnya tenaga kerja membuat peneliti untuk menciptakan mekanisasi di beberapa proses produksi tembakau. Setelah mekanisasi di pengolahan tembakau yaitu proses gulud menggulud semulai menggunakan tenaga kerja manusia sekarang dapat digantikan dengan mesin cultivator. Baca Lanjutannya…

Oleh: eadewi | November 17, 2016

Early Warning System Untuk Kebun Tembakau

Early Warning System Untuk Kebun Tembakau

kunjungan-dir-sdm-di-klaten

Persiapan mikoriza sebagai PGPF di Litbang Klaten

Pentingnya akan informasi yang cepat kepada Unit Produksi Tembakau merupakan suatu keharusan. Tembakau merupakan tanaman yang berumur pendek. Dan produk yang dipanen adalah daunnya. Tembakau sebagai fancy produk mengedepankan kualitas bagi penggunanya. Kualitasnya meliputi aroma, taste dan tingkat kebersihan dan kecerahan daunnya.

Anomali cuaca yang terjadi pada tahun 2016 merupakan suatu keadaan yang mempengaruhi dalam proses produksi semua produk pertanian. Oleh karenanya peran Litbang dibutuhkan sebagai Pemandu kebun regular untuk mencapai keberhasilan penanaman. Baca Lanjutannya…

Oleh: eadewi | April 21, 2016

Curing Tembakau Cerutu

Curing Tembakau Cerutu

Curing, merupakan salah satu kata yang sangat menarik dalam budidaya tembakau cerutu. Sebagai salah satu tahapan proses mencapai kualitas tembakau, pengertian curing adalah proses pengeringan tembakau cerutu dengan melalui proses masa pelayuan (imbon), masa penguningan dan masa pencoklatan serta pengeringan gagang.

Proses ini merupakan salah satu fase kritis dalam pembentukan kualitas tembakau cerutu. Proses curing tidak menjadi bagian yang berdiri sendiri. Keberhasilannya sangat ditentukan oleh proses – proses sebelumnya. Baca Lanjutannya…

Learning Point Kursus Manajemen Angkatan 156

FullSizeRender(3)

Peserta kursus KMP Angkatan 156

Penulis mengikuti Kursus Manajemen Perkebunan (KMP) 156 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) Yogyakarta.  Kursus diselenggarakan pada tanggal 12 Agustus – 11 September 2015.  Kursus diikuti oleh 21 peserta dari PTPN I, PTPN II, PTPN III, PTPN IV, PTPN IX, PTPN X, PTPN XI dan PT SPN.

Kursus berlangsung selama 4,5 minggu dimulai tanggal 12 Agustus – 11 September 2015. Metode pembelajaran selama kursus meliputi : kuliah, ceramah, rekaan peran/business simulation, diskusi, studi pustaka, presentasi makalah individu.

Materi yang disampaikan dalam kursus KMP meliputi : Kompetensi Kepemimpinan, Kompetensi Manajemen Bisnis, Kompetensi Wawasan Bisnis dan Pendalaman Materi. Baca Lanjutannya…

Oleh: eadewi | Januari 18, 2015

Hari – Bari Bersama Salma Radio Klaten

Hari – Bari Bersama Salma Radio Klaten

Jamaah Haji Tahun 2014 atau 1438 H asal Kabupaten Klaten, yang tergabung pada kloter 62 SOC telah tiba kembali di tanah air pada tanggal 2 Nopember 2014. Puji syukur senantiasa Penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT karena suami nama Sri Tjahjana merupakan salah satu jamaah haji asal Kabupaten Klaten tergabung dalam kloter tersebut.

Sungguh ibadah haji merupakan kesempatan yang luar biasa yang diberikan Allah kepada hamba Nya. Dan siapa saja yang bisa menunaikan ibadah haji adalah semata – mata karena ridlo dan panggilan dari Allah SWT semata. Suami bisa menunaikan ibadah haji lagi sebagai panggilan dari Allah WT melalui Bapak Bupati Klaten H. Sunarno, SE M.Hum yang menugaskan sebagai pengamat haji tahun 2014 (dari DPRD Kabupaten Klaten) sesuai SK Bupati Klaten No. 456/227/2014 dan SK Gubernur Jawa Tengah No. 451.14/86 Tahun 2014. Berangkat sebagai petugas TPHD (Tim Pemandu Haji Daerah) dari Kabupaten Klaten selain Bapak Sri Tjahjana adalah Bapak Anif Solikhin (Kantor Kemenag Kab. Klaten), Bapak Sudirno (Dinas Pendidikan Kab. Klaten), Bapak Wahyu Ciptadi dan Ibu Tini Wijayanti (Dinas Kesehatan Kab. Klaten). Petugas haji terbagi dalam tiga kloter yaitu kloter 60 SOC, kloter 61 SOC dan kloter 62 SOC.

C360_2014-09-29-12-05-13-528 perkecil

Petugas TPHD Klaten (Bapak Sri Tjahjana) Baca Lanjutannya…

Oleh: eadewi | Desember 25, 2014

Indahnya Kehidupan Beragama di Pulau Bali

Indahnya Kehidupan Beragama di Pulau Bali

20141217_082311 perkecil

Peta Pulau Bali

Pulau Bali di kenal sebagai Pulau Dewata, merupakan Pulau yang sangat kaya akan keindahan alam. Banyak touris asing dan domestik yang berkunjung di Pulau Bali. Seiring dengan perkembangan zaman setelah lebih dari dua puluh lima tahun silam, Kami pertama kali berkesempatan ke Bali pada tahun 1988, kemudian pada tahun 2014 tempat – tempat wisata di Pulau Bali sudah berkembang sangat pesat. Ketika Penulis berkunjung pertama kali ke Bali hanya mengenal obyek wisata pantai Sanur, Pantai Kuta, Tanah Lot serta berkunjung ke Besakih dan Sangeh serta Pasar Sukowati.

20141217_091012 Perkecil

Wisata Bali Bird Park

Baca Lanjutannya…

Oleh: eadewi | Juli 13, 2014

Uji pendahuluan alat siram tanaman tembakau

Uji pendahuluan alat siram tanaman tembakau

Untuk mendapatkan keragaan tanaman yang seragam, salah satu metode adalah pemberian air yang seragam pada masa awal pertumbuhan tanaman yaitu pada tanaman umur H+1 s.d. tanaman H+12. Alat yang digunakan dengan paralon, air yang disedot dengan pompa air kemudian disambungkan dengan selang dan dimasukkan ke paralon. Paralon dijalankan oleh dua orang dari baris tanaman satu ke baris tanaman berikutnya, sehingga air yang diterima pada tiap – tiap tanaman relatif sama dalam waktu bersamaan, seperti metode drip irigasi berjalan. Hasil uji pendahuluan diketahui waktu yang digunakan dalam menyiram tanaman relatif cepat. Baca Lanjutannya…

Uji pendahuluan “gejoh malang I ( G 1 )” dengan cultivator

Penanaman tembakau merupakan bubidaya yang padat dengan fase – fase pekerjaan pada proses pemeliharaan tanaman.  Untuk mendapatkan keragaan tanaman yang optimal dibutuhkan ketepatan dalam mengerjakan setiap fase pekerjaan.  Pada akhir – akhir ini untuk mencapai keragaan tanaman yang baik, faktor tenaga kerja menjadi pembatas utama.  Oleh karenanya mekanisasi dalam pemeliharaan tanaman menjadi salah satu solusi untuk mengatasi terbatasnya tenaga kerja.  Percobaan pemeliharaan tanaman dengan  mekanisasi kami laksanakan untuk mengerjakan fase pekerjaan gejoh satu / gejoh malang yang selama ini dilaksanakan dengan tenaga kerja manusia.

Percobaan dilaksanakan di Kebun Produksi benih (KPB) Ketandan pada tanaman FIK jarak tanam 105 x 50 cm. Alat yang digunakan cultivator dengan lebar roda heksagon 36 cm. Hasil sementara uji pendahuluan menunjukkan hasil baik, dapat memberikan fase pekerjaan G 1 tepat waktu dan diselesaikan dalam waktu yang relatif cepat.

Percobaan dilanjutkan pada skala lebih luas dengan diikuti analisis ekonomi.

 

Klaten Utara-20140705-03271 perkecil

Proses pelaksanaan mejoh malang

IMG-20140706-03272 perkecil

Tanaman yang sudsh selesai dilakukan G1

Oleh: eadewi | Oktober 18, 2013

Catatan hamba tentang : Keagungan Allah

Catatan hamba tentang : Keagungan Allah

SAM_0196 perkecil 1

Keagungan Allah sungguh dahsyat dan tiada yang melebihinya.  Ketika manusia sedang diuji Allah keiklasan dan hikmah baru dirasakan ketika kita telah bisa melalui ujian itu dengan baik.  Sungguh kami baru menyadari tatkala kejadian demi kejadian kami hadapi dan lalui.  Hanya Allah lah yang paling tahu akan kebutuhan manusia dan yang paling baik untuknya termasuk dalam urusan ibadah.  Sangat rahasia memang urusan ibadah ke Baitullah, walau manusia sudah merangcangnya sedemikian rapinya, kalau waktu pastinya panggilan dari Allah belum datang, hal itu tidak bisa terwujud. Baca Lanjutannya…

Upaya Peningkatan Kualitas SDM Penelitian Tembakau Klaten

Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu asset perusahaan yang penting dalam menjalankan roda organisasi untuk meraih kinerja terbaik, demikian pula halnya SDM Bagian Penelitian Tembakau Klaten.  Kompetensi SDM menjadikan skala prioritas utama untuk mendapatkan perhatian kemudian diikuti dengan sarana prasarana penunjang kegiatan penelitian yang setiap tahun selalu dianggarkan pada Investasi Penelitian pada saat penyusuanan RKAP.

Mengingat fungsi dan peran Bidang Penelitian yang sangat besar untuk perusahaan, dimana penelitian diharapkan menjadi guidance Unit Produksi untuk mencapai produktivitas maksimal dan mendukung perusahaan dalam perolehan laba.  Langkah –langkah telah dimulai sejak tahun 2009 bekerja sama dengan Jurusan HPT, Fakultas Pertanian, IPB Bogor dalam pengendalian hama Thrips sp dan identifikasi hama baru yang sempat berkembang yaitu Phenacoccus sp.  Kemudian pada tahun 2010 kerjasama pendampingan dari Universitas Gadjah Mada, Fakultas Pertanian, Jurusan Hama Penyakit Tumbuhan.  Serta kerjasama penelitian pengendalian penyakit begomovirus dengan mahasiswa S2 Jurusan Hama Penyakit Tumbuhan, UGM Yogyakarta.  Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori